|
Selamat Datang, Register | Login
Home » Presensi Kabupaten Malang » Klasifikasi A, 41 Siswa Raih Nilai Sempurna

Klasifikasi A, 41 Siswa Raih Nilai Sempurna

Selasa, 11 Juni 2013 11:23:06  •  Oleh : redaksi  •    Dibaca : 368

KEPANJEN – Sekolah eks RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional) sepertinya masih layak menyandang predikat sekolah bermutu. Setidaknya, ini bisa dilihat dari hasil ujian nasional (UN) tahun ini.
Dari tiga sekolah eks RSBI jenjang SMP/SMA di Kabupaten Malang, hasil NUN tahun ini tergolong cukup bagus setidaknya di dua sekolah. Sebut saja, eks RSBI SMAN 1 Kepanjen yang nyaris mampu mendapatkan klasifikasi nilai sangat baik (A) untuk semua mapel dan program.

Berdasalkan hasil NUN BSNP Kemdikbud untuk SMAN 1 Kepanjen, klasifikasi nilai semua mapel pada masing-masing program adalah ‘A’. Kecuali, mapel matematika untuk program Bahasa yang terklasifikasi B. Sementara itu, dari tiga program yang ada, rata-rata NUN tertinggi diraih siswa program IPA, yakni sebesar 56,25. Disusul program Bahasa dengan NUN tertinggi 55,00.

Selain klasifikasi nilai sangat bagus, jumlah siswa peraih nilai sempurna alias 10,00 juga cukup banyak, yakni 41 siswa. dari jumlah ini, nilai 10,00 banyak didapat dari mapel kimia IPA, yakni sebanyak 17 siswa. Disusul, sejumlah 10 siswa mampu meraih NUN sempurna pada mapel fisika. Jumlah peserta UN program IPA SMAN 1 Kepanjen adalah 179 siswa.

Meski mendapatkan hasil cukup memuaskan pada klasifikasi nilai dan jumlah NUN sempurna, jumlah rata-rata NUN SMAN 1 tahun ini menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya. Penurunan paling signifikan terjadi pada program IPA dan IPS. Pada UN tahun ini, rata-rata NUN program IPA adalah 8,28, dibanding rata-rata tahun sebelumnya, yakni 8,90. Sedangkan, program IPS juga mengalami penurunan rata-rata NUN tahun lalu sebesar 8,60, menjadi hanya 8,01 pada tahun ini.

Terkait hal ini, kepala SMAN 1 Kepanjen Drs Maskuri mengungkapkan, parameter nilai rata-rata tidak bisa dilihat an sich angka yang di dapat, melainkan juga harus dihitung juga dengan parameter secara regional se Jawa Timur. prestasi klasifikasi nilai dan angka 10,00 menunjukkan prestasi

“Sekolah eks RSBI masih terbukti memiliki keunggulan. Tinggal kebijakan pemerintah saja, apakah pengembangannya bisa dilanjutkan oleh provinsi dan pemerintah daerah atau tidak,” ketusnya.

Prestasi RSBI, tambah Maskuri, mestinya tidak hanya diukur capaian NUN tertinggi saja, melainkan pula prestasi bidang lain. min-KP  

Baca "Presensi Kabupaten Malang" Lainnya

Komentar Anda